Bisnis e-commerce yang sedang sangat maju saat ini memiliki beberapa komponen di dalamnya yang mendukung untuk terus berkembang. Salah satu dari komponen sebuah perusahaan e-commerce yang sangat penting adalah bagian gudang yang dapat diatur dalam ecommerce warehouse management.

Di dalam gudang itu sendiri juga terdapat manajemen pergudangan. Hal itu berfungsi untuk mengatur aktivitas-aktivitas atau pekerjaan yang harus dilakukan di pergudangan. Dengan begitu bisnis e-sommerce akan semakin mudah dalam pengembangan produksi.

Manajemen pergudangan sendiri selain memiliki aktivitas utama yang umum dan harus dilakukan serta beberapa fungsi, juga memiliki cara untuk menerapkan manajemen gudang yang baik. Untuk tahu apa saja cara menerapkan manajemen gudang yang baik, berikut akan diulas tentang itu. Mari disimak!

  1. Membuat Data yang Akurat

Data gudang terdiri dari beberapa data yaitu pembelian, penjualan, dan stok barang. Oleh karena itu penting untuk membuat data yang akurat. Selain itu, dengan data yang akurat diperlukan untuk menentukan target dan forecast selanjutnya serta bagaimana rencana dalam pemasaran produk.

  1. Membuat Forecast untuk Persediaan

Cara menerapkan manajemen gudang yang baik salah satunya adalah dengan membuat forecast. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko kehilangan barang dalam jumlah kecil maupun besar.

  1. Melakukan Cek / Pengecekan

Melakukan pengecekan terhadap barang yang akan masuk ke dalam gudang sangatlah penting. Itu dimaksudkan agar perusahaan dapat mengetahui apakah ada barang yang cacat atau memiliki kesalahan yang lain. Dengan melakukan pengecekan barang kembali sebelum masuk gudang, dapat memisahkan antara barang yang memiliki kecacatan dengan barang yang baik.

  1. Mengatur Tata Letak di Gudang

Hal ini juga merupakan hal penting dalam manajemen gudang. Bertujuan untuk menentukan tempat yang dibutuhkan untuk barang-barang yang harus memiliki tempat khusus serta untuk memisahkan barang stok lama dengan barang stok baru. Tata letak gudang juga sangat bermanfaat untuk perusahaan yang mempunyai produk memiliki masa kadaluarsa.

  1. Memisahkan Barang Lama dan Baru

Dalam manajemen gudang memisahkan barang lama dan baru memang perlu dilakukan. Hal ini agar memudahkan dalam perhitungan barang yang sudah terjual maupun belum terutama pada stok yang lama. Selain itu, akan lebih memudahkan perusahaan untuk menentukan barang apa yang diprioritaskan untuk dipasarkan terlebih dahulu.

  1. Menjadwal Persediaan Gudang

Cara selanjutnya agar manajemen gudang menjadi baik adalah dengan penjadwalan persediaan di dalam gudang. Ini bisa dilakukan dengan membuat jadwal pembelian barang dari supplier. Penjadwalan persediaan gudang akan membantu memudahkan dalam mengerjakan forecast. Selain itu, perusahaan juga bisa membuat jadwal tentang penerimaan dan pengiriman barang.

Nah, itulah beberapa cara menerapkan manajemen gudang yang baik yang dapat membantu dalam perkembangan perusahaan. Dengan manajemen gudang yang baik tentunya kualitas produksi suatu perusahaan akan lebih terjaga dan semakin baik.