Buku ialah kumpulan kertas yang dijilid menjadi satu. Dalam kumpulan kertas tersebut biasanya berisi tulisan, gambar, dan lain-lain. Ia merupakan salah satu benda yang paling dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya buku pelajaran yang sangat dibutuhkan pelajar ataupun mahasiswa untuk dijadikan bahan bacaan untuk belajar. Tak hanya berjenis buku pelajaran dan pengetahuan, buku juga memiliki berbagai jenis, seperti novel, komik atau manga, kitab suci, dan lain-lain. Besarnya peran buku untuk berbagai kalangan dapat dimanfaatkan oleh jasa percetakan buku untuk meraup keuntungan yang cukup besar atau ‘cuan’ bila diistilahkan menggunakan bahasa kaum milenial.

Jasa percetakan buku murah memiliki peran besar untuk menghasilkan buku dengan jenis apapun. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya kebutuhan dari masyarakat terutama penghasil tulisan di bidang apapun yang ingin tulisannya dijadikan sebagai satu kumpulan. Maka dari itu, jasa percetakan buku sangat dicari oleh berbagai kalangan yang ingin mencetak buku terutama dalam jumlah yang banyak. Selain keuntungannya yang besar, jasa percetakan buku juga harus menyiapkan modal besar untuk menyiapkan alat-alat pencetak dalam jumlah yang banyak serta bahan-bahan seperti kertas, tinta dan lain-lain sebagai wadah untuk mencetak berbagai tulisan atau gambar. Jadi, sebelum mendapat kucuran ‘cuan’, harus siap untuk ‘berkorban’.

Di sisi lain, buku juga sering dianggap sebagai ‘barang mahal’ karena di era sekarang, bahan bacaan elektronik dapat diakses dengan gratis. Selain itu, minat masyarakat Indonesia dalam membaca buku cukup rendah, lalu kemajuan teknologi serta maraknya media sosial menjadi ‘badai’ dalam tingkat penggunaan buku dalam bentuk cetak. Tetapi, hal-hal tersebut tidak membuat beberapa jasa percetakan buku ‘gulung tikar’. Berbagai jasa percetakan buku tetap berdiri tegak melawan tantangan-tantangan yang ada karena kebutuhan dan minat dari berbagai kalangan untuk mencetak berbagai jenis buku masih tinggi. Contoh, buku-buku pelajaran di sekolah di berbagai tingkat masih menggunakan buku dalam bentuk cetak. Buku-buku sastra dengan jenis prosa seperti novel maupun cerpen serta buku kumpulan puisi dalam bentuk cetak pun masih lebih diminati daripada dalam bentuk file elektronik.

Selain itu, membaca buku dalam bentuk cetak pun lebih membuat mata terasa nyaman dibanding membaca tulisan atau buku dalam bentuk elektronik yang membuat mata lebih mudah lelah. Sensasi yang ditawarkan dari membaca buku dalam bentuk cetak lebih menggairahkan dibanding membaca buku dalam bentuk elektronik. Tulisan-tulisan yang tertera dalam buku dalam bentuk cetak lebih mudah dicerna oleh otak bagi kebanyakan orang dibanding tulisan dari buku dalam bentuk elektronik. Jadi, jasa percetakan buku masih memiliki alasan untuk terus bertahan dan terus berjalan agar bisa mencari ‘cuan’ sembari meningkatkan minat membaca buku untuk masyarakat Indonesia.